Menteri yang gemar berpantun itu mengatakan bahwa rakyat Papua jangan sampai ketinggalan dari masyarakat propinsi-propinsi lain. Kemajuan Papua bisa dipacu setara dengan daerah-daerah lain. Bahkan beberapa putra Papua sudah membuktikan diri dengan berhasil meraih juara dalam lomba TIK yang diadakan oleh Kementerian Kominfo.
"Hari ini harus lebih baik dari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu bangsa, kalau bangsa itu tidak mau mengubah diri mereka masing-masing," tutur Tifatul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desa informasi adalah program pembangunan infrastruktur komunikasi dan informasi berupa: telepon masuk desa, pusat layanan internet kecamatan (PLIK), mobile-PLIK, televisi satelit, radio komunitas serta komunitas informasi masyarakat (KIM). Total Desa Informasi yang telah dibangun Kominfo tahun ini berjumlah 84 desa.
"Dengan tersedianya fasilitas desa informasi ini, ke depan diharapkan akan dapat mengurangi kesenjangan digital antara kota besar dengan daerah terpencil," imbuh Tifatul.
Menteri juga mewanti-wanti agar masyarakat Papua, betul-betul menjaga stabilitas keamanan, sebab membangun itu butuh stabilitas.
"Ketika kondisi daerah aman, ekonomi akan berkembang dan maju. Turis akan datang. Hotel, restoran, penjualan souvenir, dan jasa-jasa lain akan tumbuh berkembang," lanjutnya.
Saat diadakan video conference di Keerom - Papua, di antara pengguna mengajukan permintaan tambahan fasilitas M-PLIK, dan Tifatul berjanji akan memenuhinya, dengan syarat fasilitas-fasilitas yang ada sekarang benar-benar digunakan untuk hal positif.
(ash/fyk)