Selasa, 20 Des 2011 17:18 WIB

Protes RIM

Aksi Lempar BlackBerry Usung Spirit Ambalat

- detikInet
Jakarta - Aksi lempar BlackBerry yang mungkin akan digelar di Kedubes Kanada dinyatakan tak sekadar agar RIM membangun network agregator atau data center di Indonesia. Namun mengingatkan agar pihak luar tidak melecehkan Indonesia.

"Ini pada dasarnya sama seperti saat protes Ambalat yang akan diambil Malaysia atau kasus TKW di Arab Saudi. Kita tidak ingin diinjak-injak," kata Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Informasi (LPPMI), Kamilov Sagala yang mencetuskan aksi tersebut.

Menurut Kamilov, spirit yang diangkat dalam aksi lempar BlackBerry mirip dengan saat protes Ambalat atau protes lain pada kelakuan pihak luar yang melecehkan negara. Dalam hal ini, RIM diprotes karena dinilai meremehkan Indonesia dengan tidak memenuhi regulasi.

Mungkin ada kemungkinan aksi lempar BlackBerry akan menuai kritik. Kamilov pun menilai jika nanti ada kritikan, berarti pihak pengritik perlu dipertanyakan kecintaannya pada Tanah Air.

"Perlu dipertanyakan nasionalismenya kalau ada yang mengkritik," tukas Kamilov. Menurutnya, masyarakat banyak yang mendukung aksi ini. Terlebih protes pada RIM sejatinya sudah banyak bermunculan, antara lain lewat internet.

Menurut Kamilov, aksi lempar BlackBerry rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat, targetnya menjelang tutup tahun 2011 ini. Saat ini pihak LPPMI sedang berkonsolidasi untuk menggelar protes yang mungkin dilakukan di Kedubes Kanada atau di ruang publik seperti Bundaran HI.




(fyk/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed