Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ribuan Karyawan Menanti Reaksi Manajemen Telkomsel

Ribuan Karyawan Menanti Reaksi Manajemen Telkomsel


- detikInet

Jakarta - Ancaman demonstrasi dan mogok kerja telah direalisasikan ribuan karyawan Telkomsel, guna menggolkan tuntutan mereka. Kini, tinggal menanti jawaban pihak manajemen. Apakah mereka masih bersikeras dengan sikapnya?

Pihak manajemen pantas khawatir. Sebab aksi demonstrasi yang dilakukan Serikat Pekerja Telkomsel (Sepakat) hari ini, Kamis (10/11/2011) turut mengundang keresahan di kalangan pelanggan. Mereka umumnya khawatir kualitas layanan menurun akibat aksi ini.

Ketua Bidang Kominfo Sepakat Rizaldi Jusmansyah boleh saja telah memastikan bahwa karyawan Telkomsel akan tetap menjaga layanan pelanggan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelayanan customer, hal-hal seperti itu tetap kami jaga. Eksistensi perusahaan itu sudah menjadi harga mati. Telkomsel itu ibarat sudah menjadi nyawa, keberhasilannya jadi perusahaan sebesar ini tetap menjadi komitmen kami," ujarnya kepada detikINET, Kamis (10/11/2011).

Namun dia mengingatkan, kalaupun terjadi penurunan kualitas layanan, itu tak hanya menjadi tanggung jawab karyawan tapi semua pihak.

Dia mengatakan, aksi ini adalah sebagai respons, dan Sepakat berharap jajaran manajemen dan direksi terketuk hatinya. "Kami berharap Perjanjian Kerja Bersama yang menggantikan peraturan perusahaan bisa dijalankan sepenuhnya dengan komitmen," jelasnya.

Bagaimana jika tuntutan karyawan ini tidak didengar? "Saya pikir tidak seperti itu. Karena jika dampaknya berpengaruh terhadap pelanggan, saya pikir para pengurus akan mempertimbangkan," ujarnya.

Telkomsel sendiri memiliki 4.200 karyawan yang 3.600 di antaranya menjadi anggota Sepakat. Mereka baru saja melakukan aksi demo dan mogok kerja nasional demi tuntutan penyesuaian gaji sesuai inflasi, serta perbaikan tunjangan kesehatan dan pensiun.

"Kami tidak memaksa semua karyawan Telkomsel untuk mogok. Yang tetap mau bekerja silakan saja. Namun yang pasti, yang akan menikmati hasil dari tuntutan kami bukan hanya anggota Sepakat saja, tapi seluruh karyawan Telkomsel," tegas Yogi Rizkian Bahar, Sekjen Sepakat.

Di lain pihak, manajemen Telkomsel mengaku senantiasa membuka ruang dialog dengan serikat pekerja untuk membahas dan merundingkan penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

"Sebab hal seperti ini dapat terjadi di setiap perusahaan dan merupakan bagian dari sebuah proses membangun hubungan industrial yang harmonis dan kondusif," kilahnya.



(rns/ash)







Hide Ads
LIVE