"Kita memang tidak banyak mengandalkan dari SMS premium. Dampaknya pun minimal sekali bagi kita karena bukan bagian dari income yang utama," ucap Djoko Tata Ibrahim selaku Deputy CEO Commercial Smartfren.
Lebih lanjut, Djoko menjelaskan bahwa pendapatan Smartfren kini mengandalkan pada layanan data. Mereka menargetkan mendapat 1,3 juta pelanggan data sampai akhir tahun 2011 ini dari perangkat modem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk smartphone targetnya 100 ribuan dulu lah sampai akhir tahun ini," tutur Djoko di Jakarta, Selasa (1/11/2011).
(fyk/ash)