Kemampuan perangkat ini pun sempat memancing rasa penasaran Menkominfo Tifatul Sembiring yang tengah menghadiri ITU Telecom World 2011 di Jenewa, Swiss.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Benda bulat berwarna hitam di atas meja ini merupakan microphone yang digunakan untuk menangkap suara. Ada 6 microphone yang ditanamkan dan bisa disetting dalam modus mute.

Alat navigasi untuk mengontrol jalannya Telepresence 2.0 ini dilakukan sepenuhnya melalui tablet PC Android. Adapun kendali yang bisa dilakukan mulai dari memperbesar volume suara, sharing konten dan aplikasi, dan lainnya.

Dalam paket penjualannya yang seharga USD 190 ribu per unit sudah termasuk meja ini. Selain tiga layar besar di bagian depan terdapat pula layar tambahan berjumlah tiga unit di atas meja.

Menkominfo Tifatul Sembiring tengah menjajal kemampuan Telepresence 2.0 di sela-sela ITU Telecom yang berlangsung di Jenewa, Swiss. Menteri pun terlihat tengah berinteraksi secara realtime dengan sosok yang berada di Dusseldorf, Jerman.

Booth Huawei yang ada di ITU Telecom World 2011. Dalam acara ini khusus membawa sejumlah solusinya yang diperuntukkan untuk kebutuhan publik, pendidikan dan enterprise. Seperti solusi video suveillance, e-education, National Broadband Network, dan Telepresence 2.0.
(ash/fyk)