"Data itu tidak benar. Saat ini desa yang belum tergarap telekomunikasi hanya tinggal 3.000 desa saja," tegas Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto saat dihubungi detikINET, Selasa (27/9/2011).
Ia pun menjelaskan, saat lelang tender penyediaan akses telekomunikasi melaluio program Universal Service Obligation (USO) pada Desember 2008 lalu, desa yang belum tersentuh telekomunikasi hanya tinggal 31 ribu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Telkom pun saat dikonfirmasi ulang mengakui kesalahannya dan meralat pernyataan yang dikeluarkan sebelumnya. "Kami mohon maaf dan meralat berita tentang USO karena ada beberapa data yang kurang tepat," kata Eddy Kurnia, Head of Corporate Communication Telkom.
(rou/ash)