Menurut Hao Guang Ming selaku VP of Product Line Huawei, hasil survei yang dilakukan oleh Informa Study menunjukkan bahwa jumlah operator yang berencana menggelar layanan LTE tercatat mencapai puncaknya di tahun 2012.
"Jumlah operator yang ingin mengkomersialisasi LTE di tahun 2012 mencapai lebih dari 35%. Ini menunjukkan LTE akan set off pada tahun tersebut," ucap Ming di Kantor Riset & Pengembangan Huawei, dalam kunjungan Telkomsel Media Education 2011 ke China, 18-22 Juli 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan utama lainnya seperti menciptakan aliran pendapatan baru yang berbasis pada LTE, menurunkan ongkos mobile data ataupun memodernisasi arsitektur jaringan. Ada pula yang beralasan adopsi LTE adalah sebuah sarana membangun brand melalui kepemimpinan teknologi.
Huawei sendiri berupaya menyediakan solusi LTE yang paling mumpuni bagi para pelanggannya. Di antaranya dengan membuat teknologi bernama single RAN yang memudahkan upgrade ke jaringan LTE.
Pada saat ini, Huawei memiliki market share paling tinggi dalam soal penyedia kontrak peralatan LTE dengan pangsa pasar sekutar 45%. Mereka telah bekerja sama melakukan trial dengan lebih dari 100 operator dan membantu peluncuran 10 jaringan komersial LTE.
Di Indonesia, Huawei bekerja sama dengan Telkomsel juga telah menyelenggarakan layanan demo LTE beberapa waktu lampau. Hal ini untuk menunjukkan kesiapan operator dalam penerapan LTE di masa depan.
(fyk/wsh)