"Indonesia sangat siap karena terbukti dari statistik pengguna layanan data di negara ini," kata GM Network Operation Regional Telkomsel Kalimantan, Dedi Suherman, yang menceritakan pengalamannya kepada detikINET, Selasa (24/5/2011), usai menjadi salah satu pembicara utama di forum LTE World Summit 2011.
Statistik yang dimaksud Dedi terlihat dari tingginya trafik penggunaan layanan data mobile. Disebutkan olehnya, Indonesia telah dikenal sebagai pengguna Facebook terbesar kedua di dunia, pengguna layanan Blackberry dengan pertumbuhan tertinggi di dunia, serta pengguna layanan Twitter lima besar dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dedi, dalam forum LTE World Summit 2011 yang berlangsung di Amsterdam, Belanda, baru-baru ini, semua operator dan vendor yang hadir meyakini bahwa LTE adalah penerus layanan 3G yang telah digelar oleh semua operator GSM dunia. Dan tahun 2011 ini sebagai tahun peralihan para operator besar.
Operator Verizon Wileress Amerika dan Group Operator Telia Sonera, merupakan dua operator besar pertama yang telah dengan sukses mengimplentasikan teknologi LTE dan turut menyampaikan pengalamannya dalam menggelar layanan 4G ini.
"Menurut mereka layanan LTE terbukti dapat meningkatkan kecepatan dan kapasitas layanan data sampai dengan 10 kali lipat. Bahkan Telia Sonera berkata di Stockholm kecepatan layanan LTE mereka minimal 20 Mbps dan bahkan bisa tembus di atas 100 Mbps per user," papar Dedi.
"Masih menurut mereka, kecepatan dan kapasitas LTE ini akan optimal jika menggunakan bandwidth spektrum minimal 20 MHz," lanjut dia.
Telkomsel sendiri dalam kesempatan ini menyampaikan studi kasus dalam diskusi panel tentang pengalamannya mengembangkan dan menerapkan layanan End to End Dynamic Quality of Service (E2E QoS) untuk layanan data Flash Telkomsel berbasiskan standarisasi telekomunikasi dunia (3GPP).
Menurut Dedi yang secara rutin diundang sebagai pembicara seminar internasional ini, E2E QoS untuk layanan data Telkomsel yang telah diluncurkan sejak 2009 lalu, adalah layanan yang pertama kali diimplementasikan di dunia.
"Dan di tahun 2011 ini mayoritas operator dunia mulai melirik untuk mengimplementasikannya karena begitu tingginya pertumbuhan pengguna data," begitu katanya.
Dengan layanan ini, pelanggan yang mendaftar paket data flash unlimited premium akan mendapatkan layanan premium seperti garansi prioritas kecepatan yang lebih tinggi dibanding pengguna data lainnya. "Bahkan di tempat yang banyak penggunanya sekalipun," kata Dedi.
Telkomsel sendiri masih menunggu pemerintah menggelar tender frekuensi untuk LTE. Menkominfo Tifatul Sembiring, sebelumnya sempat mengatakan bahwa LTE baru akan beroperasi di Indonesia paling cepat di 2012-2013 mendatang.
(rou/ash)