"Secara internal, IM2 dapat melakukan update, baik penambahan atau pengurangan alamat situs yang ada di Trust+ sesuai dengan temuan dan masukan masyarakat," kata Adrian Prasanto, Head of Corporate Communication IM2, kepada detikINET, Selasa (12/4/2011).
Sejak tahun lalu sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk mewajibkan pemblokiran situs porno, IM2 telah menyaring setiap akses internet dari jaringan IM2 dengan fitur netSAFE.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IM2 juga mengajak masyarakat yang menemukan situs negatif seperti SARA, kekerasan, perjudian dan pornografi untuk melaporkan kepada pihaknya.
"Kirimkan saja email linknya ke i-service@indosatIM2.com," ungkap pria yang akrab dipanggil Pras ini.
Sebelumnya, nama IM2 terseret kasus Arifinto, anggota DPR yang tertangkap kamera sedang asik nonton video porno ditengah sidang paripurna. Menanggapi hal ini, Pras mengaku bahwa nama perusahaannya hanya kesebut dalam kasus ini. Padahal tidak ada perkataan langsung dari Arifinto yang mengaku menggunakan IM2 saat mendownload link video porno kiriman dari email tak dikenal.
"Arifinto sendiri tidak pernah menyebut kalau dia menggunakan IM2 saat kejadian tersebut. 'Ngga ingat linknya, providernya IM2' itu kutipannya. Tapi memang berdasarkan data kami ada dua akun atas nama Arifinto dengan alamat sesuai dengan Arifinto anggota DPR itu. Dia memiliki dua akun Broom 3G," jelasnya.
IM2 sendiri mengaku akan sangat berterima kasih apabila jika memang Arifinto mengakses video porno dari link di email yang dia terima dan disampaikan kepada IM2.
"Sesuai dengan pengakuan beliau yang mendapatkan link dari email tak dikenal, IM2 akan sangat berterima kasih jika Arifinto mau melaporkan linknya ke kami. Karena laporan tersebut akan menjadi dasar IM2 untuk mengupdate data source blocking Trust+ yang disediakan oleh Kominfo," katanya.
(afz/fw)