Demikian diungkap GM Sales and Customer Service Telkomsel Regional Jabar, Erick Noviantoro saat berbincang dengan detikINET usai melepas 15 pelanggan Telkomsel Jabar yang memenangkan program umroh ke tanah suci.
"Sebelumnya kita edukasi. Dari yang sebelumnya hanya sebagai Flash On mania, sekarang sudah broadband mania. Pelanggan saat ini sudah meningkat kebutuhannya dan menginginkan akses yang tak terbatas dalam berinternetan," paparnya di Ruang Orchid, Hotel Golden Flower.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang ada 5 dealer khusus yang akan mensuplai kartu perdana Flash Unlimited tersebut. Pelanggan di Jabar bisa membelinya langsung layaknya kartu perdana Simpati atau Kartu AS di outlet-outlet yang tersebar di wilayah Jabar," paparnya.
Peningkatan ini juga sejalan dengan peningkatan revenue baik dari core bisnisnya ataupun dari broadband.
"Secara nasional, kontribusi revenue Jabar tertinggi. Di triwulan pertama 2011 rata-rata lima persen. Broadband menyumbang 12 persen dari revenue tersebut," ungkapnya.
Revenue broadband Telkomsel lumayan melesat tinggi dalam setahun terakhir. Maraknya ponsel Cina dan jejaring sosial mendorong peningkatan revenue broadband Telkomsel Jabar.
Pun demikian, Erick mengungkapkan bahwa dirinya tidak lantas berpangku tangan meraup untung semata dari peningkatan pelanggan broadband tersebut. Tugas berikutnya adalah menjamin kualitas layanan broadband yang dimilikinya.
"Edukasi sudah, pelanggan sudah beranjak menjadi broadband mania. Sekarang tugas saya adalah memastikan dan menjamin kualitas layanan kami. Karenanya tahun ini kita akan menambah 200-an BTS baik 3G ataupun 2G untuk menjamin kualitas broadband kami di Jabar," tukasnya.
(afz/rou)