"Mungkin yang perlu diwaspadai adalah source data dari media social network. Facebook, salah satunya," ujar Teguh Prasetya, Group Head Brand & VAS Marketing Indosat, kepada detikINET, Senin (24/1/2010).
Menurutnya, jejaring sosial punya andil cukup besar karena sifat keterbukaannya. "Data yang berasal dari social media kan sifatnya open, dan siapa saja asal jadi friend dan publish bisa lebih gampang dapatnya, detail lagi," papar Teguh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelanggan bisa saja menderita kebocoran data dari berbagai proses yang terjadi. Misalnya, mendaftar untuk service-service seperti di bengkel mobil, hotel, restoran, dan lainnya. Sekarang, semua rata-rata meminta nomor yang bisa dihubungi," kata dia.
"Seharusnya, pelanggan mulai sekarang harus lebih hati-hati dalam memberikan data pribadinya," saran Hiro.
Percayakah Anda kalau ada oknum operator telekomunikasi yang membocorkan data pelanggannya? Sampaikan dalam Pro Kontra di detikINET. (rou/ash)