"Masih ada waktu empat hari. Harusnya bisa selesai lebih cepat karena mereka sendiri malah menyanggupi selesai dalam waktu 100 jam," kata Tifatul saat break Rapat Dengar Pendapat di Komisi I DPR, di Senayan, Jakarta, Senin (17/1/2011).
Menteri tak mau berandai-andai jika RIM tak mampu memenuhi tenggat. Meski mengaku akan memproses secara hukum, namun Tifatul lebih memilih untuk membiarkan waktu agar proses filtering bisa segera dikerjakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Kominfo sebelum mendatangi Komisi I sempat terlebih dulu bertemu dengan perwakilan RIM. Dalam pertemuan itu RIM, kata Tifatul, telah menyepakati poin penting yang diminta pemerintah.
"Setelah bertemu kami, mereka langsung menggelar rapat dengan enam operator," tandasnya.
Di Indonesia, RIM dalam menggelar layanan BlackBerry bekerja sama dengan operator seluler seperti Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Natrindo Telepon Seluler, Hutchison CP Telecommunication, dan Smart Telecom.
(rou/ash)