Demikian diutarakan Direktur Utama XL Hasnul Suhaimi saat memaparkan kinerja laporan keuangan triwulan III-2010 di Jakarta, Kamis (4/11/2010).
"Kami memiliki pertumbuhan pendapatan maupun penambahan jumlah pelanggan yang sangat signifikan hingga September 2010," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan jumlah pelanggan XL hingga September 2010 tercatat 38,5 juta, melonjak 44% dibandingkan periode sama 2009. Padahal angka 38 juta merupakan target yang dipatok untuk satu tahun penuh 2010.
"Pada triwulan ketiga ini, kami fokus pada penambahan jumlah pelanggan. Tidak hanya menawarkan tarif terjangkau, kami juga memperhatikan kepuasan pelanggan atas produk-produk kami," papar Hasnul.
Performa keuangan XL pada kuartal ini, tercatat lebih baik dibanding pencapaian dua kompetitor lainnya, Indosat dan Telkomsel.
Berdasarkan laporan keuangan operator yang dipublikasikan ke Bursa Efek Indonesia, pada triwulan III-2010 ini pertumbuhan pendapatan Indosat hanya 16,6%. Sedangkan pendapatan Telkomsel hanya tumbuh 2,6%.
Angka pertumbuhan pendapatan kedua operator ini jauh lebih kecil ketimbang yang diraih XL.
Dengan pelanggan yang lebih banyak, 39,7 juta, pendapatan seluler Indosat 'hanya' mencapai Rp 11,914 triliun. Sementara XL memperoleh pendapatan Rp 13 triliun.
Pada pos laba bersih, XL mampu membukukan kenaikan 73% menjadi Rp 2,1 triliun. Sedangkan pada saat yang sama Indosat hanya mencatat laba Rp 530,9 miliar.
Dari sisi kapitalisasi pasar kedua perusahaan terbukat tersebut, Indosat mencatat Rp 32,6 triliun, jauh lebih kecil dibanding XL dengan kapitalisasi pasar Rp 48,5 triliun.
Merujuk pada performa yang diraih XL saat ini, apakah perusahaan dari grup Axiata ini akan segera menggantikan Indosat di posisi nomor dua? Kita lihat saja.
(rou/ash)