Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Jaringan Telkomsel di Lokasi Bencana Mulai Membaik

Jaringan Telkomsel di Lokasi Bencana Mulai Membaik


- detikInet

Jakarta - Jaringan Telkomsel dilaporkan tak mengalami gangguan di sekitar area Gunung Merapi. Sementara di Pulau Mentawai, sang operator masih menunggu pasokan bahan bakar untuk mengoperasikan jaringan selulernya.

Demikian diutarakan GM Corporate Communication Telkomsel Ricardo Indra. Menurutnya, jaringan Telkomsel yang ditopang lima Base Transcevier Station (BTS) di Pulau Mentawai, Sumatera Barat, kondisinya mulai membaik.

"Kelima BTS tersebut dalam kondisi baik dan tetap beroperasi untuk melayani komunikasi yang pada hari terjadinya tsunami, lalu lintas komunikasi melonjak hingga 80%," jelasnya dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (27/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati terjadi lonjakan, coverage layanan diklaim tetap berfungsi dengan baik. Untuk dua BTS di Siberut Utara dan Tua Pejat, sempat terkendala pasokan listrik dan bahan bakar yang sudah diantisipasi dengan memobilisasi bahan bakar ke dua lokasi BTS Tersebut.

Sementara itu, di sekitar wilayah letusan Gunung Merapi di Yogyakarta, terdapat 30 BTS Telkomsel yang berada dalam radius 20 kilometer dari Merapi.

Dari jumlah tersebut, kata Indra, tidak ada BTS yang mengalami gangguan dan tetap berjalan normal, serta coverage layanan tetap berfungsi dengan baik.

"Untuk menjaga performansi jaringan, Telkomsel secara terus menerus memantau perkembangan performansi jaringan," ujarnya.

Telkomsel melalui tim Telkomsel Emergency Response and Recovery Activity (TERRA) juga membuka posko pelayanan di sekitar lokasi bencana dan titik pengungsian Mentawai dan Merapi.

Di posko tersebut, disediakan layanan telepon umum gratis (TUG) dan posko tanggap darurat yang menyediakan obat-obatan dan makanan.

"Telkomsel juga memfasilitasi pelanggan yang ingin menyampaikan donasi kepada para korban bencana alam di Mentawai dan Merapi melalui akses *811# atau SMS donasi, cukup ketik DONASI lalu kirim ke nomor 5000," tandas Indra.
(ich/ash)







Hide Ads