"Sulit saya menjawab. Saya tidak bisa mengometari terlalu jauh. Kominfo sudah membuat statement tersendiri. Apakah BlackBerry ke arah kriminal atau keamanan nasional, kita tidak ada diproses ini," kata juru bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah pada jumpa pers di kantornya, Jl.Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (6/8/2010).
Menurutnya, masyarakat akan menilai perlu tidaknya pemblokiran BlackBerry seperti dilakukan Arab Saudi. Di negeri minyak itu, BlackBerry terancam diblokir lantaran dianggap merusak mental generasi muda. Selain itu, semua percakapan di smartphone itu juga terekam di data center BlackBerry di Kanada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya sendiri tidak menggunakan BlackBerry jadi tidak begitu tahu (layanannya-red)," ucap Teuku dengan tersenyum. (gah/ash)