Hal tersebut diungkapkan oleh Sudiro Asno, Dirut Keuangan Telkom, saat ditanya berapa dana yang dihabiskan untuk membangun infrastruktur tersebut . "US$ 50 juta, itu kisarannya," ujar Sudiro, di sela ajang Bali Telkom International Confrence (Batic) 2010 di Nusa Dua Bali, Rabu (4/8/2010).
Dibanding dua pemenang tender Palapa Ring lainnya -- Indosat dan Bakrie Telecom -- Telkom memang menjadi operator yang memiliki dana pengembangan infrastruktur Palapa Ring paling besar. Dari total anggaran senilai US$ 150 juta, sebesar US$ 90 juta di antaranya disiapkan oleh operator pelat merah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, sebelum pembangunan di jalur Mataram-Kupang selesai, Telkom pun bakal melakukan persiapan untuk merambah Papua dan balik lagi ke Manado.
Sebagai informasi, serat optik bawah laut sepanjang 1.041 kilometer kini telah dibangun Telkom melalui proyek Mataram Kupang Cable System. Proyek ini akan memiliki enam landing point di Mataram, Sumbawa Besar, Raba, Waingapu dan Kupang.
Selain itu, Telkom juga akan membangun jaringan inland cable sepanjang 810 kilometer dengan jumlah 15 node di kota Mataram, Pringgabaya, Newmont, Taliwang,
Sumbawa Besar, Ampang, Dompu, Raba, Labuhan Bajo, Ruteng, Bajawa, Ende, Maumere, Waingapu, dan Kupang.
(fw/ash)