Menurut Direktur Product Marketing MLW Telecom, Rahmad Widjaja Sakti, ketiga produk 3G tersebut memiliki keunggulan tersendiri sehingga berani dipatok target tinggi dalam kerja sama bundling bersama Telkomsel.
"Untuk modem 3,5G kami targetkan terjual 30 ribu unit hingga September. Namun karena garansinya paling lama dibanding modem jenis lain, sampai 36 bulan, kami kalau ditarget terjual 50 ribu unit pun masih optimistis," ujarnya dalam peluncuran bundling ketiga produk tersebut di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, Selasa (13/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk netbook 3G yang dibundel Telkomsel dan MLW adalah tipe SpeedUp N 101 Arte. Netbook yang dibanderol Rp 2,89 juta itu mengandalkan sistim operasi ganda, yakni Windows 7 dan iBrowser yang dilengkapi dengan aplikasi dari Google Chrome. Netbook ini ditargetkan terjual 1.000 unit hingga akhir tahun.
Sedangkan untuk ponsel yang dipaketkan dengan Telkomsel adalah merek Growell. Ponsel Qwerty dual-GSM seri P300 ini bikin kepincut Telkomsel karena daya tahan baterai saat siaga (standby) bisa sampai 300 jam dengan waktu bicara 10 jam.
"Kami memang mencari handset yang daya tahan baterainya tinggi. 300 jam standby dan talktime 10 jam. Ponsel ini cocok untuk segmen pelanggan di rural area yang jarang ketemu listrik," kata Agus Setia Budi, Deputy VP Channel Management Telkomsel. Ponsel ini ditargetkan laku 10 ribu unit setiap bulan.
(rou/rns)