Salah satu banjar yang terpilih adalah Banjar Abian Tubuh, Denpasar, yang dipilih dari 3.500 banjar se-Bali yang mengikuti lomba BBM pada periode Desember 2009 hingga April 2010.
Superviser Sales dan Outlet Operation Telkomsel Bali, Nusra Achdiat Suryana mengatakan, program BBM bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi banjar sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suryana menambahkan, program BBM juga merupakan langkah Telkomsel untuk merubah image dari provider yang ekslusif menjadi kelas menengah di Bali.
"Image Telkomsel mahal. Kita coba ubah image Telkomsel dari ekslusif menengah ke atas dengan masuk ke banjar. Kita berharap nantinya bisa masuk ke segmen anak-anak sekolah. Kita melihat, anak-anak sekolah saat ini suka yang gratis, diskon walaupun jaringan lemah,β katanya.
Sementara itu, Wakil Bendesa Adat Kesiman Wayan Sukana menjelaskan, Banjar Abian Tubuh telah membuka counter dengan menjual ponsel dan pulsa yang dikelola oleh koperasi desa. "Kini warga kami mulai membeli pulsa di balai banjar," katanya.
Sedangkan, Ketua Pelaksana BBM Ketut Nuada mengatakan Banjar Abian Tubuh terpilih karena mampu mengajak warganya menggunakan Telkomsel. Dari 900 kepala keluarga (KK) di Banjar AbianTubuh, tercatat sebanyak 70 persen yang menggunakan Telkomsel.
"Kita ajak warga yang telah menggunakan Telkomsel agar membeli pulsa di banjar sehingga mampu meningkatkan produktivitas ekonomi banjar," tandas Nuada. (gds/ash)