Demikian diungkapkan oleh Head of West Java Region IM2, Rizkant, saat peluncuran promosi bonus kuota 100% bagi pengguna Brooam Classic.
"Kalangan pendidikan dan korporat cukup besar di kawasan itu. Kita punya infrastruktur juga sudah cukup bagus di sana," katanya kepada detikINET, Kamis (22/4/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini ada sekitar 80.000 pelanggan IM2 di Jabar. Mayoritas memang masih dari Bandung. Namun daerah-daerah yang kalangan pendidikan dan korporatnya cukup
besar, sudah mulai menggeliat. Ini yang menjadi sasaran kita," ungkapnya.
Saat disinggung kesiapan jaringan yang dimiliki oleh IM2 untuk menyokong penambahan pelanggan, Rizkant mengaku saat ini pihaknya telah memiliki 305 node B yang tersebar di seluruh Jabar. Tak hanya itu, pihaknya juga menerapkan selective selling untuk daerah-daerah yang padat jaringannya.
"Kita siapkan kapasitas. Dan tentunya untuk penambahan node B pasti kita lakukan. Tak hanya itu, kita juga terapkan selective selling. Jadi dalam penjualan kita benar-benar selektif. Tidak lagi jor-joran. Misalnya ada daerah yang sudah padat trafiknya, ya kita stop dulu penjualannya," jelas pria berkacamata ini.
Program bonus kuota juga, tambahnya, sebagai salah satu upayanya untuk melakukan seleksi kepada pelanggannya. Dengan memberikan bonus kuota 100 persen bagi
pengguna Broom Clasic, Rizkant berharap bandwith yang tersedia bisa dimanfaatkan.
"Biar fair. Jadi pelanggan yang prepaid bisa mendapatkan haknya sebagai konsumen dan pelanggan unlimited juga tidak boros bandwith. Kita arahkan pelanggan kita kesana," tukasnya.
Bonus kuota 100 persen ini akan diberikan jika pelanggan melakukan isi ulang sebesar Rp 100 ribu. Total kuota akan bertambah menjadi 400 Mb dari yang normalnya hanya 200 Mb.
"Dan program ini tidak berlaku jika pengisian ulangnya menggunakan nominal yang lain. Walaupun secara akumulasi mencapai Rp 100 ribu. Tapi masih bisa mendapatkan bonus sebesar 20 persen kuota," terangnya.
(afz/ash)