Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
2 Skenario Bisnis Produsen BlackBerry di Indonesia

2 Skenario Bisnis Produsen BlackBerry di Indonesia


- detikInet

Jakarta - Strategi baru Research in Motion (RIM) yang baru saja memperkenalkan distributor resmi untuk menggelar layanan retail memunculkan dua skenario bisnis produsen BlackBerry itu di Indonesia.

Menurut GM Sales BlackBerry dan Internet XL, Handono Warih, skenario model bisnis RIM yang pertama adalah perusahaan asal Kanada itu akan menjalankan dua strategi. Yaitu dengan menjalin kemitraan dengan operator, dan secara bersamaan juga membuka official distributor buyer-nya.

"Ya seperti yang sekarang ini, operator masih berpartner dengan RIM. Dan mereka (RIM-red.) juga tetap membuka layanan retailnya," tutur Warih ketika berbincang dengan detikINET, Rabu (31/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu skenario bisnis kedua adalah RIM bakal melepaskan tali pengekang kepada operator untuk membeli handset mereka. Sekarang ini, operator yang menjalin kerja sama dengan RIM, dibebankan target untuk membeli handset BlackBerry dalam jumlah tertentu.

"Jadi kalau dibebaskan, nanti kita tak lagi dikejar target menjual BlackBerry, tinggal membelinya saja lewat official distributornya RIM di Indonesia," kata Warih.

XL sendiri, masih menurut Warih, lebih menginginkan skenario kedua. Sebab mereka sadar jika lahan bermain mereka bukanlah menjual handset, melainkan sebagai penyedia layanan. Saat ini, XL pun mengaku tak lagi mengambil untung untuk penjualan handset BlackBerry, namun lebih berharap dari jumlah pengguna yang menggunakan layanan BlackBerry mereka.

"Kita juga belum tahu endingnya mau dibawa ke mana oleh RIM. Tapi yang saya lihat adalah RIM ingin menekel BlackBerry BM (black market) dan bagaimana menjalankan full control atas handsetnya," pungkas Warih. (ash/faw)






Hide Ads