Layanan mobile advertising yang dirilis Telkomsel berupa layanan pengiriman pesan komersial dalam bentuk iklan kepada pelanggan melalui media SMS, MMS, nada sambung (ring backtone), outbound call, serta cell broadcast.
"Industri periklanan kini telah memasuki tahapan baru yakni dengan memanfaatkan teknologi digital. Kami ingin memanfaatkannya dengan menghadirkan konvergensi layanan selular dan periklanan digital," kata Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno dalam peluncuran mobile advertising di Blowfish, Jakarta, Selasa (24/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Telkomsel dalam menggerakan bisnis layanan mobile advertising akan menyalurkan pihak pengiklan untuk bekerjasama dengan 33 media seller.
"Kami akan mengundang mitra media seller yang menjadi mitra untuk menyusun materi iklan. Sedangkan mitra advertiser saat ini mencapai lebih dari 100 dan semoga bisa mencapai 1000 mitra advertiser," ujar Sarwoto.
Ragam layanan mobile advertising yang dihadirkan Telkomsel hadir dalam bentuk teks gambar, suara maupun video. Layanan tersebut antara lain, bulk services, free Ads, SMS 2.0, Mobile media, Pop Screen dan WAP Banner.
Layanan mobile advertising menawarkan berbagai macam konten informasi dan penawaran yang disesuaikan dengan profil pelanggan Telkomsel. Saat ini Telkomsel memiliki lebih dari 82 juta pelanggan.
"Kami menjamin tak akan ada spamming, kami juga berkomitmen untuk mendukung kemajuan industri kreatif nasional dengan layanan mobile ini," tandas Sarwoto.
(rou/ash)