"Setiap 10% pertumbuhan penetrasi broadband mendorong pertumbuhan GDP (gross domestic product) sebesar 0,6% hingga 0,7%," kata Werner Sutanto, Managing Director Southeast Asia Wimax Program Office Intel Corporation dalam diskusi Wimax di Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (11/2/2010).
Indonesia dinilai butuh segera untuk menyelenggarakan Wimax untuk meningkatkan penetrasi broadband agar tidak tertinggal jauh dari negara lain, khususnya di Asia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sebabnya Indonesia sangat mendesak untuk segera mengoperasikan Wimax. Jangan lihat hanya untuk akses saja, tapi juga untuk kepentingan nasional meningkatkan GDP," pungkasnya.
(rou/ash)