Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
XL Belum Tertarik Gelar Layanan FWA

XL Belum Tertarik Gelar Layanan FWA


- detikInet

Jakarta - Operator seluler XL Axiata menyatakan belum tertarik untuk menggelar layanan berbasis fixed wireless access (FWA) jika unified access licensing (UAL) mulai diimplementasikan tahun 2010 ini.

"Nggak ada plan. Yang kita usul dari dulu hanya SLI (sambungan langsung internasional)," kata Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi kepada detikINET di sela penghargaan untuk mitra penjualan XL di Sky Dining, Plaza Semanggi, Jakarta, Rabu (10/2/2010).

XL sejatinya bisa menggunakan teknologi GSM yang dipakai jaringan selulernya di 18.790 titik base transceiver station (BTS) untuk ikut menyelenggarakan FWA, jika UAL sudah diimplementasikan menyusul penerapan biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi berbasis pita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam Peraturan Menkominfo No. 01/2010 tentang Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi yang belum lama diterbitkan, jika pungutan BHP pita berlaku, maka layanan seluler dan FWA sudah tak ada bedanya lagi.

BHP berbasis pita adalah penarikan biaya frekuensi radio berdasarkan lebar pita atau bandwidth untuk semua jenis izin penyelenggaraan. Sedangkan saat ini yang berlaku adalah BHPΒ  berdasarkan Izin Stasiun Radio (ISR) dimana besaran BHP frekuensi sangat tergantung kepada jumlah pemancar stasiun radio atau BTS.

Salah satu konsekuensi dari diterapkannya BHP berbasis pita adalah berlakunya UAL dimana tidak dikenal lagi yang namanya seluler dan FWA karena operator dianggap menggunakan teknologi netral.
(rou/ash)





Hide Ads