Menurut Executive General Manager Divisi Telkom Flexi, Triana Mulyatsa, keenam daerah urban tersebut adalah Karawang, Purwakarta, Serang, Cilegon, Pandeglang, dan Rangkas Bitung.
"Dengan keberadaan BTS yang telah menjangkau seluruh pelosok di enam daerah itu, kualitas layanan Flexi sudah tidak perlu diragukan lagi," ujarnya melalui
keterangan tertulis yang diterima detikINET, Senin (21/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
maksimal oleh masyarakat setempat.
"Itu sebabnya kami menawarkan kemudahan dan keleluasaan bagi masyarakat setempat untuk berkomunikasi melalui program bebas bicara sesama Flexi dan telepon rumah dengan tarif murah," kata Triana.
Pelanggan Flexi -- di enam area itu -- yang telah mendaftar program 'Bebas Bicara' ini akan dikenakan tarif Rp 5.500 per minggu atau Rp 17.500 per bulan, agar bisa melakukan panggilan tanpa batas ke seluruh pengguna Flexi dan maksimal ke tiga pengguna telepon rumah.
Triana optimistis, program yang akan berlangsung selama enam bulan sejak 20 Desember 2009 tersebut, akan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
"Hal ini sangat beralasan. Selain hemat dan nyaman, program Flexi Bebas Bicara ini bila dimanfatkan sebaik-baiknya juga akan mendorong pertumbuhan perekonomian di enam daerah tersebut," jelasnya.
Telepon Rumah
Sementara di lain kesempatan, Telkom juga melanjutkan program retensi pelanggan telepon rumahnya melalui ajang point reward Telepon Rumah Rejeki Tumpah (TRRT) awal tahun depan kepada pelanggan telepon rumah, Speedy, dan Yes TV.
Pada akhir program tahun ini, 31 Oktober 2009, jumlah pelanggan yang telah melakukan registrasi sebanyak 5,76 juta satuan sambungan telepon (SST) atau
sekitar 74% dari total pelanggan telepon rumah sebanyak 7,74 juta SST.
"Besarnya jumlah pelanggan yang mengikutsertakan nomornya menunjukkan bahwa program TRRT cukup diminati pelanggan," pungkas VP Public and Marketing
Communication Telkom, Eddy Kurnia.
(rou/ash)