Sebelumnya, Telkom melalui Direktur Keuangan Sudiro Asno menyebutkan akan membeli sebagian saham milik Bakrie Telecom, penyelenggara jaringan layanan Esia. Namun pernyataan itu dibantah VP Public & Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia.
"Kami perlu meluruskan pernyataan dari Direktur Keuangan," kata dia melalui
keterangan tertulis yang diterima detikINET, Jumat (4/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eddy menegaskan, Telkom memang mempunyai program untuk melakukan merger dan akuisisi sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis perusahaan, sepanjang sesuai dengan bisnis Telecommunication, Information, Media & Edutainment.
"Namun semuanya masih dalam kajian internal," lanjut dia. "Untuk mengakuisisi sebuah
perusahaan tidak sesederhana yang diperkirakan karena memerlukan kajian yang
mendalam dan komprehensif," jelas Eddy lebih lanjut.
Telkom sendiri merasa masih mampu meningkatkan revenue maupun keperluan ekspansi bisnis dalam layanan berbasis teknologi CDMA dengan mengandalkan layanan FWA Flexi.
"Pelanggan Flexi hingga November 2009 telah mencapai sekitar 15,5 juta pelanggan,
berarti tumbuh lebih dari 60% dibanding periode yang sama pada 2008," tandas Eddie. (rou/faw)