Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Indosat Mulai Genjot Mobile Marketing

Indosat Mulai Genjot Mobile Marketing


- detikInet

Jakarta - Jasa beriklan dengan memanfaatkan ponsel alias mobile marketing diperkirakan bakal marak di Indonesia dalam kurun waktu dua-tiga tahun ke depan. Hal ini dipicu maraknya penggunaan internet broadband melalui medium ponsel.

Kepala pemasaran dan Merek Indosat Teguh Prasetya mengakui, mobile marketing bisa menjadi salah satu faktor untuk menggenjot pendapatan Indosat.

"Indosat sudah mengembangkan i-klan," katanya di sela peluncuran ponsel bundling IVIO dengan kartu StarOne dan IM3 di Plaza Ex, Jakarta, Jumat (13/11/2009) .

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teguh menjelaskan, pihaknya sedang mengembangkan ekosistem dengan mendorong hadirnya ponsel-ponsel yang mampu mengakses internet dengan harga lebih murah. Salah satu caranya adalah menggandeng ponsel merek lokal.

Kerjasama terbaru Indosat adalah dengan membundel ponsel IVIO yang bisa dibenamkan dua kartu GSM dan CDMA sekaligus. Ponsel ini dibanderol Rp 1,119 juta.

Ponsel yang untuk tahap awal disediakan sebanyak 100 ribu unit itu mendukung jaringan EDGE dan CDMA sehingga bisa dijadikan sebagai perangkat modem CDMA saat dihubungkan dengan notebook.

Managing Director Asia Pacifif Mobile Marketing Association Rohit Dadwal dalam suatu kesempatan mengungkap, nilai bisnis dari mobile marketing di Asia Pasifik saat ini telah mencapai US$ 480 juta.

Ia memperkirakan nantinya akan ada 2% dari pengguna layanan bergerak memanfaatkan mobile marketing. Saat ini di dunia terdapat empat miliar pengguna jasa nirkabel. "Pertumbuhannya bisa mencapai 100% setiap tahunnya," kata Dadwal.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pasar mobile marketing karena pengguna internet terus mengalami pertumbuhan signifikan.

"Lihat saja di situs jejaring sosial, nama Indonesia selalu muncul di lima besar. Ini menunjukkan pasarnya ada. Tinggal diolah dengan strategi yang tepat," tandas Dadwal.
(rou/faw)





Hide Ads