Demikian diungkapkan oleh Head of West Java Regional Jabar Indosat, Bambang Wirawanto saat berbincang dengan detikINET usai launching promo StarOne Serba Rp 25 di 90 Gournet, Rabu (11/11/2009) petang.
"Rasanya saat ini masyarakat lebih senang dengan model ponsel ketimbang layanannya GSM atau CDMA. Orang Indonesia kan lebih suka fashion," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang saat ini pasar tengah dibanjiri produk ponsel dengan model mirip Blackberry atau pun tipe Qwerty lainnya.
Kondisi ini, imbuhnya juga membuat pihaknya tidak bisa lagi memilih segmentasi untuk produk CDMA-nya yang dikenal dengan StarOne.
"Kita tidak bisa lagi membatasi segmentasi StarOne dengan produk GSM kita seperti Mentari, IM3 dan Matrix. Kita berikan layanan yang terbaik. Tinggal akhirnya masyarakat sendiri yang memilih. Mau pakai CDMA atau GSM, kita punya semua," pungkasnya.
(afz/ash)