Untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar perangkat jaringan base transceiver station (BTS) yang 'hijau', Depkominfo pun kata dia akan diajak bersinergi dengan Departemen Pertanian.
"Saya punya program untuk bagi-bagi sapi 10-20 ekor per keluarga di pedesaan," kata Tifatul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekjen Indonesia Telecomunication User Group (IDTUG) Muhammad Jumadi berpendapat, Tifatul sebagai Menkominfo yang baru seharusnya memprioritaskan urgensi dari konvergensi telekomunikasi.
"Jangan sebatas ngomongin BTS pakai energi kotoran sapi, terlalu sempit itu. Terkesan telekomunikasi hanya BTS dan kotoran sapi," ujarnya.
Sementara Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi menilai, "segala macam inovasi bisa dicoba. Tapi cocok atau tidak, kan perlu diteliti."
(rou/faw)