Sejumlah kalangan optimistis dengan penunjukan Tifatul ini. Mereka yakin Tifatul akan mampu menjalankan tonggak kepemimpinan di dunia komunikasi dan informatika.
Aura optimistis ini antara lain dilontarkan oleh Ketua Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI), Merza Fachys.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpilihnya Tifatul ini juga dinilai menjanjikan perubahan ke arah kemajuan industri, karena merupakan tokoh muda yang memiliki pemikiran maju dan modern.
"Dengan profil seperti itu, diharapkan Beliau bisa mengikuti dan memahami perkembangan teknologi di dunia ICT yang sangat pesat. Sehingga dapat menerapkan langkah-langkah yang mengkatalisasi pertumbuhan industri telko Indonesia," harap Dian Siswarini, Sekjen Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).
Sambutan yang tak kalah hangat juga diberikan oleh bos-bos dari sejumlah operator besar di negeri ini, yakni Eddy Kurnia (Vice President Telkom), Rakhmat Junaidi (Direktur Bakrie Telecom) Erik Meijer (Wakil Dirut Bakrie Telecom), serta Hasnul Suhaimi (Presdir XL).
"Saya yakin dengan background pendidikan Beliau yang cukup kuat di teknologi. Selain itu juga saya yakin Beliau mau mendengarkan masukan dan pandai memfilter mana masukan yang cocok dan mana yang tidak cocok dengan kepentingan masyarakat," tukas Hasnul.
Ada juga pihak yang mengaku 'blank' alias tidak tahu menahu tentang sosok Tifatul. Ventura Elisawati, Direktur Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI) Praktisi dan Konsultan Multimedia adalah salah satunya.
"Persoalannya bukan sangsi atau nggak, aku belum tahu track record-nya. Sangsi itu kalau aku udah tahu track record-nya, jadi jelas aku tahu lemahnya. Ini one step ke belakang, belum tahu sama sekali, kecuali dia sebagai Presiden PKS," tandas Ventura.
Meski banyak dukungan yang diajukan ke Tifatul, ada juga pihak yang melontarkan penilaian sinis terkait penunjukan Tifatul ini.
"Ya sangsi, lebih tepatnya was-was. 'Welcome to the jungle', dia belum tahu dengan dunia industri telekomunikasi. Semoga SBY konsisten dengan janjinya. Kalau selama setahun, dia nggak perform, Tifatul Sembiring harus segera ditukar," sergah Heru Nugroho, Mantan Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), Mantan Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).
Sementara itu pihak regulator, menyambut terbuka kehadiran Tifatul yang akan meneruskan tugas M. Nuh sebagai Menkominfo.
"Kita sebagai pembantu menteri siap membantu Beliau," tegas Mohammad Ridwan Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).
Derasnya gelombang pro dan kontra terkait penunjukan Tifatul sebagai Menkominfo adalah sesuatu yang wajar. Yang jelas Tifatul sudah dipercaya oleh Presiden untuk duduk di kursi Menkominfo. Kini saatnya bagi Tifatul untuk membuktikan bahwa dirinya memang layak dan mampu mengemban amanah tersebut.
(faw/faw)