Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Gempa Sumbar 7,6 SR
Sempat Drop, Jaringan Esia Mulai Normal
Gempa Sumbar 7,6 SR

Sempat Drop, Jaringan Esia Mulai Normal


- detikInet

Jakarta - Jaringan telepon nirkabel terbatas Esia di Padang dinyatakan mulai berfungsi normal setelah tim Bakrie Telecom mengatasi hambatan teknis akibat gempa 7,6 skala richter. Demikian pula layanan Esia di Jambi, meskipun Kamis pagi tadi (1/10/2009), sempat dikejutkan oleh gempa susulan.

Menurut Direktur Bakrie Telecom Rakhmat Junaidi, pihaknya terus melakukan penyempurnaan dan optimalisasi jaringan agar kualitas sinyal Esia semakin baik di kedua area gempa tersebut.

"Pada awalnya layanan Esia di sana masih bisa digunakan. Namun, karena terhentinya pasokan listrik, jaringan praktis terganggu dan layanan sempat terhenti beberapa waktu. Meski demikian, sejak tengah malam jaringan mulai berjalan kembali dan kini telah berfungsi normal," papar Rakhmat pada detikINET.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mendukung penyempurnaan dan optimalisasi jaringan, Esia juga telah memberangkatkan tim dari Medan dan Pekanbaru melalui jalan darat. "Kamis ini, tim dari Pekanbaru telah berada di Padang. Sedangkan tim dari Medan diharapkan dapat segera menyusul beberapa jam mendatang."

Rakhmat memberikan penghargaan tinggi kepada tim Esia Padang dan Region Sumatera yang tetap menomorsatukan kepentingan layanan masyarakat meskipun menghadapi situasi sulit yang dihadapi keluarganya.

"Alhamdulillah tim Esia Padang dan keluarganya selamat meskipun beberapa orang rumahnya rusak bahkan roboh. Tapi mereka tetap menomorsatukan tugas dan layanan pada masyarakat dengan memperbaiki kondisi jaringan yang terganggu dengan waktu yang relatif cepat," ujarnya

Sebagai bantuan bagi masyarakat Padang, Esia mengoperasikan 10 nomor telepon gratis. Kesepuluh nomor itu adalah (0751) 9824971 hingga (0751) 9824980. "Kami harap dengan adanya telepon gratis ini, masyarakat dapat mengetahui kondisi sanak saudaranya di Padang. Itu sebabnya, untuk sementara kami tempatkan di rumah sakit M Jamil, Padang, berkoordinasi dengan PMI."

"Nantinya, berdasarkan kebutuhan akan ditempatkan pada lokasi-lokasi strategis lainnya di kota Padang maupun kota-kota lainnya di Sumatera Barat," pungkas Rakhmat.
(rou/faw)






Hide Ads