Saat ini total pelanggan BlackBerry di Indonesia sudah lebih dari 400 ribu pelanggan. Menurut catatan masing-masing operator, Excelcomindo Pratama (XL) 160 ribu, Indosat 160 ribu, Telkomsel 150 ribu, dan pendatang baru Natrindo Telepon Seluler (Axis) 10 ribu.
Angka itu masih akan terus bertambah seiring makin turunnya harga perangkat dan banyaknya operator yang menyelenggarakan layanan. Dalam waktu dekat, Smart Telecom dan Hutchison CP Telecom (Tri/3) juga akan ikut memasarkan perangkat layanan milik Research in Motion (RIM) asal Kanada tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Roughly mendekati 20%. Angkanya terlihat besar karena di prabayar seringkali pelanggan lupa kalau saldonya tidak mencukupi, sehingga sering terputus layanan BlackBerry-nya Namun jika dilihat dari unique number pelanggannya sebagai unique person, yang churn jauh lebih kecil, hanya 3%," jelasnya kepada detikINET, Selasa (29/9/2009).
Nah, untuk menahan laju churn rate, Indosat pun berupaya melancarkan jurus retensi pelanggannya melalui program BlackBerry Holiday. Lewat program ini, pelanggan BlackBerry Indosat berkesempatan untuk memenangkan 24 handset BlackBerry serta 11 paket wisata ke Australia.
Indosat yang pada akhir tahun menargetkan 380 ribu pelanggan BlackBerry, menggelar program ini sejak 5 September hingga 31 Oktober 2009 untuk pengguna Mentari, IM3, dan Matrix yang berlangganan BlackBerry Reguler dan BlackBerry on Demand.
"Program BlackBerry Holiday ini kombinasi antara retensi dan sales. Karena yang baru mengaktifkan juga dapat kesempatan yang sama," jelas Adita Irawati, Group Head Corporate Communication Indosat.
Program retensi pelanggan juga sempat ditawarkan XL saat jaringan BlackBerry miliknya bermasalah. Meski dari total pelanggan yang terkena imbas katanya cuma 3%, namun sang operator tetap memberikan potongan harga 50% untuk pengguna tarif harian dan diskon Rp 20 ribu untuk pengguna bulanan dan enterprise. Tujuannya jelas, agar pelanggannya tidak kabur.
"Kami satu-satunya yang memberikan double protection untuk garansi plus asuransi, yang menjamin kerusakan hingga kehilangan," ujar Febriati Nadira, Manager Corporate Communication XL.
Begitu pula dengan Axis yang melancarkan program retensi Worry Free. Sebagai pendatang baru, Axis coba menawarkan tambahan garansi satu tahun lebih lama dibanding operator lain. Selain itu, dengan cakupan jaringan layanan yang masih belum seluas tiga besar seluler, operator ini coba menawarkan skema tarif paling rendah.
Sementara, Telkomsel selaku pemimpin pasar dengan 78 juta pelanggan seluler,
belakangan ini belum merilis program retensi khusus untuk pelanggan BlackBerry. (rou/faw)