Hal inilah yang tengah dijadikan bahan jualan Telkomsel pasca aksi pemotongan kuota bandwidth pelanggan Telkomsel Flash per 1 September lalu. Dalam SMS broadcast dari Telkomsel yang didapat detikINET, operator seluler terbesar di Indonesia itu menawarkan dua paket pilihan kepada pelanggan.
Pertama, untuk pembelian paket seharga Rp 50 ribu akan mendapat jatah 125 MB, sedangkan untuk paket kedua yang seharga Rp 100 ribu mendapat jatah tambahan 300 MB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, kuota fair usage Paket Basic Flash diturunkan menjadi 500 MB dengan kecepatan maksimum 256 kbps, Paket Advance turun menjadi 1 GB dengan kecepatan maksimum 512 kbps, serta Paket Pro tetap 2 GB dengan kecepatan maksimum 3,6 Mbps. Padahal sebelumnya, kuota yang diberikan untuk ketiga paket tersebut sama-sama 2 GB.
Bila penggunaan melebihi kuota, pelanggan memang tetap tidak dikenakan biaya tambahan. Hanya saja, secara otomatis kecepatan maksimum akan berubah. Paket Pro menjadi 128 kbps dan Paket Basic serta Advance menjadi 64 kbps.
Telkomsel agaknya melihat peluang pada pelanggan yang tidak sabar berlama-lama dengan kecepatan internet 'seadanya'. Pelanggan yang mau kecepatan mobile broadband Telkomsel Flash-nya pulih, harus membayar untuk membeli paket tambahan yang diberi istilah 'Paket Anti Throttling' tersebut.
Tertarik?Β (ash/wsh)