Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'Sidak' Jaringan Seluler Lebaran Selesai, Hasilnya?

'Sidak' Jaringan Seluler Lebaran Selesai, Hasilnya?


- detikInet

Jakarta - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) bersama para operator yang tergabung dalam Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) telah merampungkan pengecekan sinyal jaringan layanan menjelang Lebaran di empat titik rawan jalur mudik di Pulau Jawa.

Pengecekan yang digelar sejak awal pekan ini mengambil jalur Jakarta-Cikampek-Cirebon, Jakarta-Merak, Jakarta-Ciawi-Puncak-Cianjur-Padalarang-Cileunyi-Nagrek, serta Semarang-Yogyakarta-Solo.

Adapun operator yang sinyal jaringannya dicek adalah Telkomsel, Indosat, Excelcomindo Pratama, Hutchison CP Telecom, Natrindo Telepon Seluler, Mobile-8 Telecom, Smart Telecom, Bakrie Telecom, dan Telkom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari sejumlah pengecekan secara test call (kondisi diam) dan drive test (kendaraan bergerak) di empat jalur tersebut, kata Heru, semua operator rata-rata memiliki successful call ratio (tingkat keberhasilan panggilan) di atas 95%.

Sementara untuk dropped call (gagal panggil) rata-rata 2,5% dengan temuan maksimal 5%. Sedangkan untuk blocked call (tidak bisa dihubungi) rata-rata 1,4% dengan temuan maksimal 3,61%.

Kemudian untuk uji coba SMS, BRTI menilai penerimaan cukup baik karena masih di bawah 3 menit. Rata-rata waktu penerimaan SMS adalah 3 detik untuk on-net (sesama operator) dan 6 detik untuk off-net (lintas operator).

"Dengan begitu, artinya, jaringan operator siap untuk menghadapi kebutuhan telekomunikasi pelanggan. Namun, hasil tes ini hanya di saat trafik belum terlalu padat. Kami imbau operator tetap menjaga jaringannya agar tidak jebol saat peak time Lebaran nanti," ujar anggota BRTI, Heru Sutadi.

Jangan SMS Broadcast

Pengguna layanan telekomunikasi pun disarankan agar tidak mengirimkan SMS berisi ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri ke semua handai taulan, kerabat, maupun relasi, secara broadcast atau serentak dalam waktu bersamaan.

BRTI mengimbau pengiriman SMS dilakukan secara bertahap. "Sebab, dengan jumlah pelanggan telepon seluler di atas 160 juta, gerbang layanan SMS milik operator atau SMS Gateway dipastikan bakal disesaki antrean," sebut Heru, yang dikutip detikINET, Kamis (17/9/2009).

Pun, pelanggan seluler juga disarankan BRTI agar menggunakan layanan telekomunikasi secara efisien, khususnya saat hendak melakukan panggilan telepon.

"Bilamana yang digunakan sedang penuh, baik itu di sisi pengguna maupun di sisi lawan bicara, tunggu beberapa saat sebelum mencoba menghubungi lagi demi menghindari jaringan menjadi overload," tandasnya.
(rou/ash)







Hide Ads