Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Aksi 'Sunat' Kuota Bandwidth Telkomsel Panen Kecaman

Aksi 'Sunat' Kuota Bandwidth Telkomsel Panen Kecaman


- detikInet

Jakarta - Kebijakan baru Telkomsel yang memangkas kuota bandwidth layanan mobile broadband Telkomsel Flash memancing kekecewaan para pelanggan. Intinya, sebagian besar komentar menyerang keputusan operator seluler terbesar di Indonesia itu.

Hal tersebut secara umum bisa dilihat dari kolom komentar di detikINET yang telah menembus angka 100 komentar hanya dalam waktu beberapa jam.

Seorang pengguna berinisial Ijaljail misalnya, mengkritisi alasan Telkomsel yang berdalih bahwa keputusan tersebut didasarkan pada keinginan untuk membatasi 10% abusive user yang secara dominan menghabiskan resources network dengan penggunaan hingga puluhan bahkan ratusan GB yang mengakibatkan gangguan terhadap pengguna lain karena menyebabkan penurunan kualitas secara signifikan.Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masa gara2 10% pelanggan yang ngabisin bandwidth, semua pelanggan (Telkomsel) Flash harus nanggung akibatnya. Kerja yang bener dong, kalo sudah tahu dari awal sistim bakal jebol..ngapain promosi besar2an," ketusnya.

Sementara itu tuduhan yang lebih serius datang dari pengguna lainnya yang tidak menyebutkan namanya. Telkomsel dinilainya telah melanggar hukum karena secara sepihak mengubah kuota tanpa meminta persetujuan pelanggan.

"Saat pengguna registrasi ditempel tiga materai dengan persetujuan pada masing-masing paket yang disediakan yang diinginkan oleh pengguna. Kemudian secara sepihak Telkomsel mengubah kuota tanpa meminta persetujuan dari pelanggan yang telah membuat kesepakatan pada saat registrasi. Ini adalah tindakan pelanggaran hukum," jelasnya.

Namun, perubahan kuota fair usage ini tak selalu bisa dirasakan oleh semua pelanggan. Misalnya, hal ini dirasakan oleh seorang pembaca detikINET bernama Hidayat. "Setiap hari kecepatan koneksi memang jarang mencapai kecepatan maksimal, jadi kalaupun dipotong karena melampaui kuota ya tidak terasa," ujarnya.

Hidayat mengaku tidak terlalu merasakan pemotongan kuota fair usage. Menurutnya, kuota yang sudah ada saat ini pun cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Aksi 'sunat' kuota bandwidth Telkomsel Flash ini memang sudah dilakukan per 1 September lalu. Saat ini, untuk Paket Basic, pelanggan diberi kuota 500 MB dengan kecepatan maksimum 256 kbps, Paket Advance 1 GB kecepatan maksimum 512 kbps, serta Paket Pro kecepatan maksimum 3,6 Mbps untuk 2 GB. Padahal sebelumnya, kuota yang diberikan di ketiga paket tersebut dipukul rata 2 GB.

Memang bila penggunaan melebihi kuota, tetap tidak dikenakan biaya tambahan. Hanya secara otomatis kecepatan maksimum akan berubah, paket Pro menjadi 128 kbps dan paket basic serta advance menjadi 64 kbps.
(ash/wsh)







Hide Ads