"Seiring perkembangan kompetisi, interkoneksi bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi Telkom," tulis VP Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia, dalam keterangannya, Senin (14/9/2009).
Oleh sebab itu, Telkom terus menggenjot kinerja Divisi Carrier and Interconnection (CIS) agar bisa memberikan kualitas layanan yang mumpuni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TUV Rheinland International. Ini bukti kinerja divisi itu diakui dunia internasional," kata Eddy.
Β
CIS Telkom selama ini lebih dikenal sebagai divisi yang mengelola interkoneksi meski sebenarnya Divisi CIS mengelola berbagai produk pada stream voice service, support facilities, leased capacity, satelite service, Port Connection, internet akses, dan IP transit.
(rou/faw)