Sejatinya, meski satelit Palapa D akan diluncurkan di Xichang, China, namun nantinya pusat kendali tetap ada di Indonesia. Pusat kendali satelit itu terletak di stasiun bumi Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Jatiluhur di ilustrasikan dalam dua makna yang menyatu. "Jati itu pohon yang kuat. Sedangkan luhur adalah jangkauan cita-cita yang tanpa batas. Keduanya merupakan cermin Indonesia."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Kelembagaan Internasional Ditjen Postel Ikhsan Baidirus, mengamini pendapat Dedi. "Satelit harusnya bisa mengurangi digital divide dan diharapkan bisa menambah jumlah titik akses pita lebar," katanya.
Satelit diharap pemerintah bisa untuk berdayakan akses internet pita lebar, khususnya lewat transponder KU Band. "Itu masa depan kita. Transponder itu bekerja di wilayah mana saja. Tidak mutlak di Indonesia saja. Semakin luas coverage-nya, makin terasa benefitnya," pungkas Ikhsan.
(rou/faw)