Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Dirut Baru Indosat Bantah Intervensi Asing

Dirut Baru Indosat Bantah Intervensi Asing


- detikInet

Jakarta - Lantaran sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Qatar Telecom dan jajaran direksi yang orang lokal juga hanya dua orang, strategi bisnis Indosat dispekulasikan akan diintervensi oleh asing.

Namun, tudingan tersebut langsung dimentahkan oleh Presiden Direktur dan CEO baru Indosat, Harry Sasongko. Menurutnya, memang direksi Indosat yang orang Indonesia hanya diisi oleh dirinya dan Fadzri Sentosa. "Tapi tim (direksi dan dewan komisaris-red.) kita juga berimbang," kilahnya dalam temu media, di Hotel Nikko Jakarta, Rabu (12/8/2009).

Alumnus ITB ini menambahkan, meski Qtel, pemilik saham terbanyak di Indosat itu merupakan asing namun mereka melihat potensi yang sangat besar dan ingin memajukan industri telekomunikasi Tanah Air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang kita balik, kenapa kita nggak manfaatkan saja modal dan teknologi mereka untuk memajukan industri telekomunikasi Indonesia, karena jarang orang domestik yang mau berinvestasi di sini," tukas Harry, menjawab tudingan bahwa Qtel terlalu mengintervensi Indosat.

Selain itu, ia juga yakin bahwa ke depannya, Indosat akan semakin diberikan kebebasan dan kepercayaan oleh operator asal Timur Tengah itu untuk menjalankan roda bisnisnya.

"Kalau kemarin-kemarin mereka (Qtel-red.) kan pas transisi kepemilikan dari STT, jadi ingin ikut serta lebih jauh. Indosat itu perusahaan penting di Indonesia dan kepentingan Indonesia juga melekat di hati saya," tandas mantan CEO GE Finance itu.
(ash/faw)







Hide Ads