Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bisa Turunkan Tarif Internet, Telkom?

Bisa Turunkan Tarif Internet, Telkom?


- detikInet

Jakarta - Telkom yakin, banyak hal hebat yang bisa ia kreasikan dengan lisensi broadband wireless access (BWA) dalam genggamannya. Internet katanya akan semakin optimal sesuai kebutuhan pelanggan.

Sejatinya, Telkom telah memiliki lisensi BWA di pita 3,3 GHz yang ada di tujuh zona wilayah, sebelum memenangkan lima zona tambahan lagi di pita 2,3 GHz melalui lelang elektronik (e-auction).

Zona tersebut ada di Jabodetabek, Banten, Sumatra Utara, Sumatra Tengah, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat. Sementara untuk 2,3 GHz, di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Papua dan Maluku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lisensi tambahan yang dimiliki akan dimanfaatkan baik oleh Telkom maupun oleh anak-anak perusahaan, khususnya Telkomsel," jelas Eddy Kurnia, VP Public and Marketing Communication Telkom, dalam keterangannya, Selasa (21/7/2009).

Menurutnya, layanan internet Speedy dan Telkomsel Flash dari Telkomsel akan lebih maksimal melayani kebutuhan masyarakat dalam hal kebutuhan internet cepat.

"Kami yakin, lisensi baru tersebut akan memuluskan jalan untuk migrasi ke high-speed, mobilitas penuh, sesuai dengan permintaan untuk layanan suara, internet dan multimedia," harap pria asal Bandung ini.

Telkom juga menilai BWA punya keunggulan kompetitif dalam beberapa aspek. Dari sisi infrastruktur, misalnya. Sebagai backhaul atau tulang punggung jaringan akses, pembangunannya akan lebih mudah ketimbang infrastruktur kabel (wireline).

Sejatinya, kecepatan akses internet maksimum yang bisa direngkuh melalui BWA mobilitas terbatas di pita 2,3 GHz ialah 75 Mbps dengan jangkauan 8 kilometer. Sementara 3,3 GHz yang bisa untuk mobile, selain kecepatannya berkurang menjadi maksimal 30 Mbps, jangkauannya juga lebih pendek, 5 kilometer.

Meski demikian, nilai investasi BWA diestimasi bakal lebih menarik. Kemudian, penanganan terhadap situasi darurat (emergency/contingency) bila terjadi bencana alam semisal banjir, juga dianggap lebih mudah.

Kemudian, akses BWA juga dinilai sesuai dengan kebutuhan gaya hidup masyarakat kota yang selalu mobile, namun ingin tetap nyaman dan mudah dalam mengakses broadband. "Solusi BWA juga menjawab kebutuhan akses internet di pedesaan," kata Eddy.

Dengan lisensi yang dimilikinya, Telkom juga yakin akan memberikan kontribusi yang sangat besar kepada negara. Antara lain percepatan pembangunan dan peningkatan penetrasi internet broadband dalam cakupan nasional. Juga menumbuhkan lapangan pekerjaan terkait bisnis broadband dan turunannya.

Apa internet juga bisa lebih murah, Telkom?
(rou/rou)




Hide Ads