Demikian pernyataan resmi dari RIM yang diterima detikINET, Rabu (15/7/2009). Keputusan regulator yang membolehkan impor perangkat BlackBerry yang sudah memiliki sertifikasi itu disambut dengan antusias.
"RIM sangat antusias dengan masa depan produk-produk dan layanan BlackBerry di Indonesia dan berencana untuk melanjutkan investasinya di negeri ini guna memberikan dukungan kepada para pelanggan dan mitra-mitra RIM," sebut pernyataan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sedikit melunak, pemerintah masih tetap membekukan masuknya perangkat baru BlackBerry. Artinya, perangkat BlackBerry dari jenis yang belum memperoleh sertifikasi tetap tidak akan diperbolehkan masuk.
(wsh/ash)