Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Industri Minta Insentif Broadband Dicairkan

Industri Minta Insentif Broadband Dicairkan


- detikInet

Jakarta - Kamar Dagang Industri Indonesia (Kadin) beserta sejumlah asosiasi terkait teknologi informasi komunikasi (TIK) mendesak pemerintah agar memberikan insentif finansial untuk mendukung pembangunan infrastruktur serat optik jaringan akses pita lebar (broadband).

"Insentif keuangan itu bisa diambil dari dana USO (universal service obligation) yang sejatinya merupakan titipan operator," kata Anindya Bakrie, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Telematika, di acara seminar TIK Kadin di Hotel Ritz Charlton, Jakarta, Senin (22/6/2009).

Alasan Kadin dkk mendesak pencairan stimulus tak lain karena mandeknya sejumlah proyek pembangunan broadband, misalnya saja Palapa Ring yang terkendala krisis ekonomi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Padahal, broadband sangat penting jika industri TIK diharapkan tumbuh 10% tahun ini. Broadband itu penting sebagai tulang punggung TIK, namun sayang ketersediannya tak sampai 10%" lanjut Anindya.

Upaya menarik perhatian pemerintah untuk mendapatkan stimulus broadband juga didukung Intel Indonesia Corporation. Menurut produsen chipset komputer ini, stimulus ini penting jika Indonesia ingin bersaing dengan negara lain dalam hal ketersediaan akses informasi sampai ke pelosok desa.

"Oleh karena itu, sangatlah penting bagi pemerintah untuk memprioritaskan akses terhadap teknologi bagi masyarakat, khususnya dunia pendidikan. Dari 1,3 miliar anak sekolah di dunia, hanya 5% yang memiliki akses terhadap komputer dan internet," tandas Budi Wahyu Jati, Country Manager Intel Indonesia.
(rou/faw)






Hide Ads
LIVE