"Yang menjadi sasaran pengiriman SMS ini adalah 140.584.252 untuk layanan seluler dan 20.951.090 untuk layanan FWA," sebut Kepala Pusat Informasi Depkominfo, Gatot S Dewa Broto, dalam keterangannya yang dikutip detikINET, Rabu (6/5/2009).
SMS yang dikirim secara broadcast sejak 5 Mei sampai 9 Mei 2009 nanti itu bertujuan untuk menyukseskan ajang pemilihan presiden (Pilpres) yang berlangsung pada 8 Juni 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti sebelumnya, dalam sosialisasi Pilpres ini beban biaya produksi pengiriman SMS dibebankan sepenuhnya kepada masing-masing operator telekomunikasi dan tidak ada beban apapun yang harus ditanggung oleh Depkominfo maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Oleh karena itu, Depkominfo sangat menghargai kontribusi dan partisipasi para penyelenggara telekomunikasi dalam membantu suksesnya pengiriman SMS secara masal ini," kata Gatot .
Dalam menyambut Pilpres tahun ini, Telkom sebagai penyedia jaringan Pemilu 2009 optimistis jaringannya akan berjalan baik. Selain menyediakan infrastuktur telekomunikasi, operator ini juga membentuk satuan tugas khusus yang akan terus memonitor jaringan selama 24 jam nonstop.
"Hal ini agar infrastruktur telekomunikasi yang telah disiapkan berfungsi baik dan maksimal," demikian tandas Vice President Public and Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia. (rou/rou)