Peluncuran satelit Indostar II yang digadang untuk menggantikan Indostar I akan dieksekusi dari Baikonur, Kazakhstan. MNC memastikan peluncurannya masih sesuai jadwal.
Satelit tersebut, katanya memiliki spesifikasi yang sesuai dengan kondisi cuaca di Indonesia, karena menggunakan S-Band dengan frekuensi 2.520 MHz - 2.670 MHz yang tidak akan terganggu oleh hujan yang sering terjadi di negara-negara dengan iklim tropis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengganti Indostar I ini akan menyajikan lebih dari 100 channel menarik yang akan mengedukasi masyarakat di Indonesia," demikian tulisnya dalam keterangan pers yang dikutip detikINET, Senin (4/5/2009).
Arya juga bilang, kehadiran Indostar II sebagai "senjata" untuk meraih target satu juta pelanggan di 2009 ini. Meski optimistis meraih target, bukan berarti hal tersebut tanpa hambatan.
"Salah satu pemasalahan yang masih menghantui adalah operator ilegal yang semakin berani dan terang-terangan memasarkan produknya di mal-mal dan di tempat umum," ujarnya.
Menurutnya, kasus ini jelas mengancam potensi pendapatan operator legal serta merugikan negara. Meski tak mengungkap langkah korporasi yang akan ditempuh untuk memerangi kasus pelanggaran hak intelektual ini, namun MNC secara tidak langsung turut menerbangkan sejuta asanya seiring peluncuran satelit tersebut.
(rou/ash)