"Bedanya kurang dari satu juta rupiah," ungkap Kepala Pemasaran dan Merek Indosat, Teguh Prasetya, kepada detikINET, Rabu (18/3/2009).
Indosat sebenarnya bisa ikut memasarkan iPhone 3G tahun ini. Sebab, menurut Teguh, pihaknya telah membuat perjanjian non-disclosure agreement dengan Apple Inc selaku pemilik gadget iPhone 3G, sejak 2008 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, berbicara soal harga, jika membandingkan harga dasar yang ditawarkan Apple, Rp 7-8 juta, dengan paket retail yang ditawarkan Telkomsel selaku mitra resminya di Indonesia, mungkin sangat jauh beda harganya kalau pakai hitung-hitungan
awam.
Bedanya bahkan bisa sampai kisaran Rp 3 juta jika dibandingkan dengan paket prabayar (postpaid turbo) yang dipatok Rp 9.605.000 untuk 8 GB, dan Rp 11.205.000 untuk 16 GB.
Namun kata Teguh, hitung-hitungannya tak sesimpel itu. "Ya, itu harga (Rp 7-8 juta) kalau beli di sana (langsung dari Apple). Itu belum ditambah bea masuk, pajak, dan lain-lain," jelasnya.
Teguh tak mau mengungkap minimal berapa unit perangkat yang harus dipesan dari Apple agar bisa jadi mitra resmi. Namun, menurutnya, meski membeli dalam partai besar (bulk) sekalipun, harga yang ditawarkan Apple tidak serta-merta jadi lebih murah.
Bagaimana menurut Anda, iPhone 3G resmi dari operator, murah atau mahal? Yuk Diskusikan di detikINET Forum?
(rou/ash)