Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Siaran Digital On Air September 2009

Siaran Digital On Air September 2009


- detikInet

Jakarta - Siaran digital direncanakan mengudara secara terbatas di area Jabodetabek pada September 2009 . Untuk menangkap siaran uji coba ini, masyarakat harus menggunakan perangkat set top box jika belum memiliki perangkat TV digital.

Set top box adalah perangkat tambahan untuk menerima sinyal digital yang dipancarkan sistem transmisi stasiun TV yang menggunakan teknologi Digital Video Broadcasting Terrestrial (DVB-T).

Perangkat ini kemudian akan mengkonversikan siaran menjadi sinyal analog agar dapat diterima oleh jenis televisi dengan sistem NTSC, PAL, dan SECAM, yang saat ini dimiliki oleh mayoritas masyarakat Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirjen Sarana Komunikasi dan Informasi Freddy Tulung mengatakan uji coba publik tersebut bisa dilakukan jika konsorsium enam stasiun TV swasta telah rampung melakukan uji coba secara internal. Konsorsium yang menamakan dirinya KTDI (Konsorsium Televisi Digital Indonesia) beranggotakan ANTV, Metro TV, SCTV, Trans TV, Trans 7, dan TVOne.

"Mudah-mudahan September mendatang sudah bisa diluncurkan setelah rampung diuji coba mulai Maret ini," ujarnya usai penandatanganan kerjasama konsorsium dengan penyedia perangkat set top box di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta, Selasa (3/3/2009).

Konsorsium ini kemudian menunjuk PT Hartono Istana Teknologi (HIT) selaku perusahaan yang akan memproduksi perangkat set top box. Perangkat yang dinamakan Polytron DVB ini telah dipasarkan di kawasan Jabodetabek sejak Februari tahun ini dengan harga Rp 425 ribu.

"Kami tentu memproduksi lebih banyak karena tiap bulannya kami menargetkan bisa terjual lima ribu unit. Ini demi mengantisipasi lonjakan permintaan saat launching September," ungkap Santo Kadarusman, Relationship Marketing Manager HIT kepada detikINET.

Freddy sendiri menilai harga Rp 425 ribu yang ditawarkan ke masyarakat masih terlalu mahal. Namun ia yakin harga akan cenderung turun seiring meningkatnya permintaan masyarakat.

Dari 230 juta jiwa penduduk Indonesia, kata Freddy, 50 juta diantaranya sudah memiliki terjangkau siaran TV. Ia memperkirakan 75 persen diantaranya atau sekitar 30-40 juta dari penduduk sudah memiliki perangkat TV. "Saya rasa dalam tiga tahun ke depan perangkat set top box akan terserap 30-40 juta unit," ujarnya.

Ujicoba siaran digital, seperti dicanangkan pemerintah, akan usai tahun ini sejak digelar tahun lalu (2008-2009). Kemudian sampai 2012, siaran digital memasuki taraf sosialisasi sekaligus pemberian izin penyelenggara TV digital.

Mulai 2013 hingga 2016, implementasi siaran digital memasuki taraf perluasan cakupan di kota-kota besar dan sekitarnya. Lalu, tahun berikutnya masuk ke pelosok. Kemudian sampai akhirnya 2018 tayangan analog akan dihentikan secara nasional.

Freddy sendiri memperkirakan tak sampai 2018 siaran digital menjangkau seluruh penduduk Indonesia, namun di 2016. Percepatan dua tahun lebih awal karena menurutnya dipicu dua hal.

"Pertama karena seluruh TV yang beredar di pasaran hanya TV digital. Dan kedua, stasiun TV juga akan mulai menginvestasikan seluruh perangkatnya untuk siaran digital sekaligus sebagai peremajaan dari perangkat analog," pungkasnya.

(rou/wsh)




Hide Ads