Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh menyatakan, penawaran tambahan frekuensi 3G itu akan digelar melalui tender beauty contest.
"Tentu, dalam beauty contest ini penilaian yang terbaik dilihat dari nilai rupiah yang ditawarkan," kata Nuh kepada detikINET, di gedung Depkominfo, Jakarta, Senin (2/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari lima operator itu, bisa dibilang yang maksimal memanfaatkan frekuensi untuk menggelar layanan 3G baru sebatas tiga besar Telkomsel, Indosat, dan XL. Sementara dua lainnya, malah terkesan tak ada gaungnya meski telah mengantungi lisensi sejak enam tahun lalu.
Merasa frekuensi kian sempit, tiga besar operator seluler ini pun telah meminta penambahan frekuensi. Namun baru Telkomsel yang telah mengajukan secara resmi dengan harga yang diklaim pantas. Pemerintah sendiri mematok upfront fee untuk frekuensi 3G seharga Rp 160 miliar. (rou/faw)