Dalam kategorinya, GSMA mencari jawaban terbaik atas pertanyaan seberapa besar teknologi, aplikasi atau layanan baru ini memperbaiki jaringan. Juri harus memperhitungkan sudut pandang pengguna dan operator jaringan.
BTS Flexi yang diatur oleh software, dengan kemasan paling kecil di industri dan paling hemat energi, meyakinkan para juri karena punya sejumlah manfaat unik bagi operator, pengguna dan lingkungan.
"Kami secara berseloroh menyebutnya sebagai "sexy Flexi" karena merupakan BTS yang semua operator ingin menyaksikanya," kata Marc Rouanne, head of Nokia Siemens Networks Radio Access business. "Pengakuan luas yang diberikan oleh industri memperkuat kesan tersebut."
Nokia Siemens Networks meluncurkan FlexiΒ peraih penghargaan yang dapat menjalankan HSPA dan LTE tersebut setahun lalu sebagai anggota keluarga Flexi Base Station.Β Flexi Base Station dapat diimplementasikan dengan WCDMA/HSPA dan dapat di-upgrade ke LTE hanya dengan software, tanpa membutuhkan investasi dalam bentuk hardware.
Para juri pemberi penghargaan mengatakannya sebagai satu pemenang yang berharga, berbasiskan konsep Flexi yang sukses, tapi menyertakan baseband dan teknologi radio baru yang memungkinkan operator bermigrasi dari 3G/HSPA ke LTE, dan komitmen Nokia Siemens Networks mengenai bentuk dukungan yang diberikan untuk strategi migrasi jenis ini.
Kemampuan unik dari Flexi ini diperluas untuk mendukung semua teknologi 3GPP dari GSM/EDGE dan WCDMA/HSPA hingga LTE-semuanya berjalan secara bersamaan dalam satu unit-dengan peluncuran Flexi Multiradio Base Station
pada 5 Februari 2009.
Dengan mengembangkan Flexi, Nokia Siemens Networks merintis upaya mengurangi jejak karbon jaringan mobile. BTS sendiri mengkonsumsi hingga 90% dari konsumsi energi total jaringan mobile.Β Flexi dikembangkan untuk bekerja tanpa AC luar, mengurangi konsumsi energi situs BTS sebesar 30%.
(fyk/fyk)