Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bupati Badung: Menaruh Pulpen Sama dengan Gebrak Meja?

Bupati Badung: Menaruh Pulpen Sama dengan Gebrak Meja?


- detikInet

Badung, Bali - Bupati Badung disebut menggebrak meja dalam sebuah rapat di Jakarta soal perubuhan menara di Kabupaten Badung, Bali. Bupati Badung malah balik bertanya, 'apakah menaruh pulpen itu sama dengan menggebrak meja?'.

Demikian disampaikan Bupati Badung Anak Agung Gde Agung saat ditemui beberapa wartawan di kantornya di pusat pemerintahan Badung, Kapal, Badung, Bali, Kamis (12/2/2009). "Siapa bilang itu! Saya nggak tahu apa artinya menggebrak meja itu? Apa kalau menaruh pulpen terus dibilang menggebrak meja?" ujarnya.

Anak Agung juga menolak jika dalam rapat tersebut ia emosional. "Siapa yang bilang itu? Nggak ada emosional," tukasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rapat yang digelar di Jakarta itu menghadirkan Bupati Badung, Menteri Komunikasi dan Informatika, Dirjen Pos dan Telekomunikasi Depkominfo, Depdagri, ATSI (Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia) dan KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha). Rapat itu dimaksudkan untuk klarifikasi soal perubuhan menara telekomunikasi seluler di Kabupaten Badung yang meresahkan operator dan regulator.


Menurut Anak Agung, pembongkaran menara telekomunikasi seluler di wilayahnya akan terus dilakukan. "Bagaimanapun juga, pembongkaran adalah sebagai proses penegakan hukum yang akan diteruskan," ia menjelaskan.

Anak Agung pun mengaku belum menerima surat dari pihak-pihak terkait mengenai pembongkaran menara yang terjadi di wilayahnya. Sedangkan di sisi lain, ATSI telah mengajukan kasus di Kabupaten Badung ke KPPU terkait adanya dugaan monopoli.

(wsh/wsh)




Hide Ads