Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Menkominfo: Internet Dulu, Baru Jalan dan Listrik

Menkominfo: Internet Dulu, Baru Jalan dan Listrik


- detikInet

Martapura - Menteri Komunikasi dan Informatika M. Nuh mengatakan internet harus segera masuk ke pedesaan. Bahkan, ia berseloroh, internet harus ada sebelum jalan dan listrik.

31 ribu dari 72 ribu desa yang ada di Indonesia belum tersentuh akses telekomunikasi dan internet. Kondisi menyedihkan ini membuat pemerintah merasa punya hutang.

"Insya Allah tahun ini semua hutang dibayar lunas. Semua desa terhubung internet," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh di Pondok Pesantren Darussalam di Martapura, Kalimantan Selatan, Jumat (30/1/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Nuh, 31 ribu desa tersebut harus sudah bisa mengakses telekomunikasi khususnya berbasis internet lewat program Universal Service Obligation (USO), meski infrastruktur lain belum masuk desa.

"Internet masuk dulu, baru jalan dan listrik. Kalau lebih lambat, itu menyalahi kodrat. Internet harus lebih cepat dari yang lain," ujarnya setengah berkelakar.

Agar seluruh desa kebagian akses telekomunikasi dan internet, pemerintah telah menunjuk satu operator untuk membangun infrastruktur beserta sarananya. Namun, untuk membantu penyediaan perangkat akses pengguna akhir, pemerintah membuka kesempatan seluas-luasnya pada seluruh operator telekomunikasi.

"Tidak harus satu operator saja, operator lain juga. Kami akan meminta bantuan setelah mereka selesai menyusun anggaran tahun ini," kata Nuh.

Pemberian bantuan pengadaan perangkat akses telah dilakukan Excelcomindo Pratama (XL) dalam kesempatan yang sama. Operator ini menyerahkan donasi 12 komputer kepada pondok Pesantren Darussalam yang memiliki 14.500 santri.

"Jika tidak cukup, nanti akan dievaluasi dan ditambah lagi oleh XL. Jika program percontohan ini berhasil, bisa diikuti pondok pesantren yang lain," ujar menteri seraya melirik Direktur Utama XL, Hasnul Suhaimi yang mengangguk seakan mengiyakan.

Menurut Hasnul, bantuan pengadaan perangkat dan pelatihan komputer, merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Sejak tahun lalu, XL berupaya menyediakan seperangkat komputer untuk enam puluh sekolah setiap tahunnya.

Keterangan foto: Ki-Ka, Menkominfo M Nuh, Direktur XL Hasnul Suhaimi dan Wakil Gubernur Kalsel HM. Rosehan MB saat meresmikan BTS XL di Martapura, Kalimantan Selatan.

(rou/wsh)





Hide Ads