Demikian hasil riset Sharing Vision. Lembaga telematika ini mensurvei sedikitnya 150 responden usia produktif di Jakarta dan Bandung, sepanjang Januari 2009.
Responden yang tiap bulannya mengeluarkan Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu untuk biaya telekomunikasi ini, menggunakan akses internet Telkom Speedy (40%), Indosat M2 (16%), Telkomsel Flash (11%), Indosat 3G (11%), XL 3G (11%), Mobile-8 Fren (5%), Jalawave dan Melsa (3%), dan lainnya (3%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mayoritas pelanggan tersebut mengeluhkan koneksi yang sering putus (57%), kecepatan akses tidak sesuai janji operator (42%), mahalnya tarif langganan (23%), dan kesulitan dalam mendaftar (4%).
Menurut Dimitri, survei ini digelar secara acak untuk mengetahui respon pasar dalam menyambut kehadiran teknologi Wimax untuk akses jaringan nirkabel pita lebar, Broadband Wireless Access (BWA).
Dari 150 responden yang mayoritas mengakses internet setiap hari ini (46%), 50 persen di antaranya menggunakan komputer desktop, 29 persen pakai laptop, dan 21 persen sisanya mengakses internet lewat ponsel.
Kebiasaan mereka tiap harinya saat mengakses internet di rumah (44%), kantor (17%), Warnet (13%), hotspot (5%), dan kampus (2%), antara lain browsing (35%), mengakses email (29%), mengunduh (29%), chatting (29%), membaca berita online (9%), dan bermain game (3%).
Sementara situs wajib yang sering dikunjungi secara berturut-turut adalah Yahoo (67%), Google (65%), Friendster (50%), detikcom (34%), Facebook (31%), YouTube (23%), serta Job Seeker (9%), Game Online (3%), dan blog Wordpress (1%).
(rou/ash)