Bentuknya tidak seperti BTS yang banyak dijumpat saat ini yakni berupa kerangka besi. Tower Tube dibungkus oleh lembaran logam, namun masih menggunakan kerangka empat kaki seperti BTS pada umumnya.
Praktis, tangga yang biasanya ada di bagian tengah juga tertutup logam sehingga BTS tidak mudah disalahgunakan orang. "Dengan bentuk seperti ini, BTS tidak lagi dapat dimanfaatkan orang untuk bunuh diri," canda Donny Meirantika, Senior Radio Solution Engineer Ericsson Indonesia, di acara Ericsson Media Workshop di Hotel Mason Pine, Kota Parahyangan, Bandung, Sabtu (13/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tower Tube diklaim sebagai solusi BTS telekomunikasi yang hemat biaya. BTS ini memanfaatkan tenaga angin melalui empat bilah turbin. Terdapat pula rotor bilah vertikal bergerak yang tidak menimbulkan suara dan dapat meminimalkan beban BTS pada saat beroperasi.
Saat ini, uji coba Tower Tube masih dilakukan di Sumatera sebagai pilot projectnya. Diharapkan, tahun 2009 banyak operator yang berminat menggunakannya.
(dwn/dwn)